Disebut juga Gulai Merah. Dipengaruhi budaya Minangkabau karena penggunaan santan. Dimasak menggunakan 'kawah/kancah' (besi besar) milik komunal yang biasanya disimpan di balai adat.
Nangka muda (teduak), daging sapi, santan encer, santan kental, cabe merah giling, kelapa parut gongseng halus, asam jawa, bawang merah goreng.
1. Tumis cabe merah hingga harum.
2. Masukkan daging berbumbu, aduk hingga empuk.
3. Tuang santan encer, masak hingga mendidih.
4. Masukkan nangka muda, rebus sampai lunak.
5. Tambahkan kelapa gongseng, santan kental, dan asam jawa.
6. Masak hingga minyak keluar, taburi bawang merah goreng.