Minuman sejarah Kerinci. Bermula dari masa penjajahan Belanda di mana pribumi dilarang mengonsumsi biji kopi, sehingga warga memanfaatkan daun kopi sebagai gantinya.
Tunas daun kopi muda, air panas, gula nira (opsional).
1. Daun kopi muda dipanaskan (didiang) di atas bara api.
2. Seduh daun dengan air panas dalam tabun kawo (bambu).
3. Saring menggunakan ijuk enau.
4. Sajikan dalam sayak (cangkir tempurung kelapa).